ITU DULU, DULU MEMANG BIASA BEGITU..

/
0 Comments
Sudah larut. Biasanya dia disini, mengucapkan selamat malam lewat pesan singkat walau tak jarang terabaikan olehku.
Sesekali dinyanyikan sepenggal lagu, cukup merdu hingga mampu menghanyutkan malamku.
Terkadang kupinta, walau sedang tak ingin, namun tetap dinyanyikannya hanya demi menyenangkan hatiku.

Ya, dia selalu begitu, paling bisa menyenangkan hatiku.

Walau jauh, jarak bukanlah menjadi penghambat perhatiannya terhadapku.
Walau beda, perbedaan tak selalu berhasil mengasingkannya dariku.
Aku senang mendapati kehadirannya disetiap malam-malamku.
Walau tak berbintang, langit tatap indah saat kudengarkan alunan nada yg terlantun dari pita suaranya itu.

Itu dulu.. ya, dulu memang biasa begitu..

Kini tak pernah kudengar nyanyian merdu, apakah aku tuli.?
Kurasa tak begitu, hanya saja tak ada lagi nada yg terlantun dari pita suara itu.

Kini aku tak dapat melihat, apakah aku buta.?
Juga bukan, hanya saja tak ada lagi penerang jalanku.

Kini aku kehilangan, aku kehilangan bias yang dulu sempat menerangi malam-malamku.
Dan kini.. kini dia telah berbeda.

Dia berbeda, menjelma menjadi sosok yg tak kukenali.
Kini aku kehilangan, aku kehilangan cahaya malamku.
.
.
.
baca juga >>  CATETAN CINTA FRIENDZONE


You may also like

Tidak ada komentar:

POSTINGAN MENARIK LAINNYA

EDY SUTERA JAYA. Diberdayakan oleh Blogger.